Kartu SIM Smartphone Tak Diperlukan Lagi Di China

Berbeda dengan aturan yang ada di Indonesia yang mewajibkan pemilik ponsel harus mendaftarkan Kartu SIM fisik dengan data KTP. China Unicom, salah satu operator di China, mengumumkan telah resmi menggunakan eSIM alias embeded SIM. Dengan begini pengguna smartphone atau perangkat wearable lainnya tak perlu lagi menggunakan kartu SIM untuk berbagai perangkat selularnya.

Sebab, pelat kuning yang ada di kartu SIM akan langsung ditanam didalam perangkat smartphone atau perangkat lain. Jika ingin berganti operator, cukup dilakukan lewat antarmuka ponsel. Pengguna juga bisa menggunakan satu nomor ponsel untuk beberapa perangkat sekaligus. Misal, nomor yang sama bisa digunakan di smartphone dan wearable.

Salah satu produk yang sudah menggunakan teknologi eSIM adalah Apple Watch Series 3. Dengan smartwatch ini, pengguna bisa lari pagi cuma dengan smartwatch tanpa membawa-bawa ponsel. Data yang terekam di smartwatch pun bisa disinkronisasikan ke smartphone secara real time.

China Unicom saat ini jadi satu-satunya operator yang mendukung layanan eSIM di China. Isu mengenai penggunaan eSIM di perangkat wearable sudah mengemuka sejak beberapa tahun lalu. Namun, penerapan teknologi ini masih belum populer hingga saat ini.

Sumber: Dirangkum dari CNN Indonesia.

Tinggalkan Komentar